Januari 15, 2026

GALICIA Atletico Madrid harus bersusah payah untuk mengamankan tiket ke babak perempatfinal Copa del Rey musim 2025/2026. Bertandang ke Stadion Riazor, markas legendaris Deportivo La Coruna, pada Rabu (14/1/2026) dini hari WIB, skuad asuhan Diego Simeone hanya mampu menang tipis 1-0. Adalah sosok Antoine Griezmann yang kembali menjadi pahlawan berkat eksekusi bola mati yang memukau di babak kedua.

Meskipun Deportivo kini tidak lagi berada di kasta tertinggi sepak bola Spanyol, atmosfer Riazor tetap memberikan tekanan mental yang nyata bagi tim tamu. Namun, pengalaman dan kualitas individu pemain Los Rojiblancos akhirnya menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung ketat tersebut.

Dominasi Awal dan Ketangguhan German Parreno

Sejak peluit pertama dibunyikan, Atletico Madrid langsung mengambil inisiatif serangan. Diego Simeone menurunkan duet lini depan yang mematikan, Julian Alvarez dan Antoine Griezmann, untuk membongkar pertahanan rapat tuan rumah.

Baru tiga menit laga berjalan, Julian Alvarez hampir saja mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan silang akurat, penyerang asal Argentina itu melepaskan sundulan tajam yang mengarah ke sudut gawang. Namun, kiper Deportivo, German Parreno, melakukan penyelamatan akrobatik yang luar biasa untuk menggagalkan peluang emas tersebut. Penyelamatan ini seolah menjadi sinyal bahwa malam itu tidak akan berjalan mudah bagi tim tamu.

Tekanan Atletico terus berlanjut. Pada menit ke-15, giliran Matteo Ruggeri yang menebar ancaman. Melakukan penetrasi dari sisi sayap, ia melepaskan tembakan keras yang sayangnya hanya membentur tiang gawang. Sepuluh menit berselang, rekrutan anyar Alex Baena mencoba peruntungannya lewat tendangan spekulasi dari tepi kotak penalti, namun lagi-lagi Parreno tampil sigap mengamankan bola.

Baca Juga:
Drama di Giuseppe Meazza: Brace McTominay Gagalkan Kemenangan Inter Milan

Perlawanan Sengit dari Deportivo

Deportivo La Coruna, yang didukung penuh oleh suporternya, tidak tinggal diam. Mereka sesekali melancarkan serangan balik cepat yang merepotkan lini pertahanan Atletico. Ancaman paling nyata bagi gawang Juan Musso terjadi pada menit ke-32.

Zakaria Eddahchouri berdiri bebas di dalam kotak penalti dan menyambut bola dengan tandukan keras dari jarak dekat. Seisi stadion hampir bersorak, namun Juan Musso menunjukkan refleks kelas dunia dengan menepis bola tepat di garis gawang. Momen ini menjadi peringatan bagi lini belakang Atletico agar tidak lengah.

Menjelang akhir babak pertama, Griezmann mulai menunjukkan tajinya. Di menit ke-38, ia melepaskan tembakan mendatar yang masih bisa ditepis Parreno. Tiga menit kemudian, sebuah sepakan melengkung dari pemain timnas Prancis itu kembali membentur tiang gawang. Hingga jeda turun minum, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.

Momen Jenius: Tendangan Bebas Griezmann

Memasuki babak kedua, Atletico Madrid meningkatkan intensitas permainan. Kebuntuan yang membuat frustrasi para pendukung tim tamu akhirnya pecah pada menit ke-61.

Berawal dari pelanggaran di dekat area terlarang, Atletico mendapatkan hadiah tendangan bebas di posisi yang ideal. Antoine Griezmann maju sebagai eksekutor. Dengan teknik tinggi, ia melepaskan tembakan melengkung yang melewati pagar hidup pemain Deportivo dan bersarang telak di sudut kanan atas gawang. Parreno, yang tampil gemilang sepanjang laga, kali ini hanya bisa terpaku melihat bola masuk ke jalanya. Skor 1-0 untuk Atletico Madrid.

Setelah gol tersebut, Deportivo mencoba keluar menyerang untuk menyamakan kedudukan. Mereka memasukkan beberapa pemain bertipe menyerang untuk menekan pertahanan Atletico. Namun, Diego Simeone merespons dengan gaya khasnya: memperketat pertahanan dan menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih pragmatis.

Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 tidak berubah. Meski menang tipis, hasil ini sudah cukup untuk membawa Atletico melaju ke babak delapan besar Copa del Rey.


Statistik Utama Pertandingan

Aspek PertandinganDeportivo La CorunaAtletico Madrid
Penguasaan Bola38%62%
Total Tembakan718
Tembakan ke Gawang27
Penyelamatan Kiper62
Tendangan Sudut39

Kemenangan ini menjaga asa Atletico Madrid untuk meraih trofi musim ini. Pasca kegagalan di beberapa kompetisi lain, Copa del Rey kini menjadi target realistis bagi Diego Simeone untuk menambah koleksi lemari trofi klub.

Kini, seluruh mata tertuju pada undian babak perempatfinal yang akan dilakukan oleh Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) pada Senin, 19 Januari 2026. Tim-tim raksasa lainnya diperkirakan akan menjadi lawan potensial Atletico di fase berikutnya.

Bagi Deportivo La Coruna, kekalahan ini tetap patut diapresiasi. Memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim terbaik di Eropa adalah bukti bahwa semangat “Super Depor” masih ada di Riazor. Fokus mereka kini beralih sepenuhnya untuk kembali berjuang di kompetisi liga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *