
LONDON – Pekan ke-20 Liga Inggris 2025/2026 menyuguhkan drama yang menguras emosi di London Barat. Liverpool, yang datang dengan ambisi mengamankan posisi empat besar, harus pulang dengan kepala tertunduk lesu setelah kemenangan yang sudah di depan mata sirna akibat gol spektakuler di detik-detik terakhir. Pertarungan sengit antara Fulham vs Liverpool di Craven Cottage, Minggu (4/1/2026), berakhir dengan skor sama kuat 2-2.
Hasil imbang ini menjadi pil pahit bagi pasukan Arne Slot. Meski tambahan satu poin membuat The Reds tetap bertahan di peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 34 poin, mereka gagal memperpendek jarak dengan tiga besar. Sebaliknya, bagi Fulham, hasil ini merupakan bukti ketangguhan mental mereka di kandang, sekaligus mengangkat posisi The Cottagers ke peringkat 11 klasemen dengan raihan 28 poin.
Babak Pertama: Harry Wilson Menghukum Sang Mantan
Liverpool sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Cody Gakpo, yang tampil sangat mobile sejak menit pertama, langsung menguji ketangguhan lini belakang tuan rumah pada menit ke-5. Namun, upaya pemain Belanda itu hanya membuahkan sepak pojok. Liverpool terus menekan, tetapi Fulham di bawah asuhan Marco Silva menunjukkan pertahanan yang sangat disiplin dan sabar.
Petaka bagi Liverpool datang pada menit ke-17. Melalui sebuah skema serangan balik cepat yang sangat terorganisir, Harry Wilson berhasil lepas dari jebakan offside lini belakang Liverpool. Dengan tenang, mantan pemain The Reds itu menaklukkan Alisson Becker lewat sepakan kaki kanan yang terukur.
Wasit sempat menunda perayaan gol untuk meninjau Video Assistant Referee (VAR) terkait potensi offside. Namun, garis virtual menunjukkan Wilson berada dalam posisi sah saat menerima operan. Gol disahkan, dan Craven Cottage pun bergemuruh. Tertinggal 1-0, Liverpool mencoba merespons, namun soliditas Joachim Andersen dkk membuat barisan penyerang tim tamu frustrasi hingga peluit babak pertama dibunyikan.
Baca Juga:
Babak Kedua: Kebangkitan Liverpool dan Sihir Florian Wirtz
Memasuki paruh kedua, Arne Slot tampaknya memberikan instruksi khusus untuk meningkatkan tempo permainan. Liverpool tampil lebih agresif dan langsung mengepung area pertahanan Fulham. Peluang emas datang melalui eksekusi tendangan bebas Dominik Szoboszlai yang hanya menyamping tipis, disusul sundulan Alexis Mac Allister yang membentur tiang gawang setelah memanfaatkan situasi sepak pojok.
Gol penyama kedudukan yang dinanti-nanti akhirnya lahir pada menit ke-57. Bintang muda yang baru didatangkan musim ini, Florian Wirtz, menunjukkan kelasnya. Berawal dari penetrasi cepat bek kanan Conor Bradley yang mengirimkan sodoran akurat ke kotak penalti, Wirtz dengan dingin menceploskan bola ke gawang Bernd Leno dari jarak dekat. Sempat ada drama pengecekan VAR, namun gol tersebut dinyatakan sah. Skor berubah menjadi 1-1 dan tensi pertandingan semakin memanas.
Menit-Menit Akhir yang Menegangkan
Memasuki 15 menit terakhir, tempo pertandingan menjadi sangat liar. Fulham hampir saja kembali unggul pada menit ke-76 melalui aksi Raul Jimenez. Beruntung bagi Liverpool, bola muntah yang disambar Harry Wilson ke gawang yang sudah kosong hanya membentur mistar gawang.
Drama sesungguhnya baru dimulai saat memasuki masa injury time. Pada menit ke-90+2, Liverpool tampak akan memenangkan pertandingan setelah Cody Gakpo berhasil mencetak gol. Memanfaatkan kesalahan antisipasi Joachim Andersen dalam menghalau umpan silang dari sisi kanan, Gakpo menyambar bola liar untuk mengubah skor menjadi 2-1. Pendukung Liverpool yang bertandang ke London pun bersorak liar, yakin tiga poin sudah di tangan.
Namun, sepak bola Inggris selalu punya cerita di detik terakhir. Pada menit ke-90+5, Fulham melancarkan serangan terakhir yang terlihat putus asa. Bola liar di depan kotak penalti disambar oleh pemain pengganti, Harrison Reed. Dengan teknik luar biasa, Reed melepaskan tembakan roket yang melengkung tajam ke pojok atas gawang Alisson Becker. Alisson melompat sejauh mungkin, namun bola terlalu akurat untuk dijangkau. Skor 2-2 menjadi hasil akhir yang adil namun menyakitkan bagi tim tamu.
Analisis Pasca Pertandingan
Statistik menunjukkan Liverpool mendominasi penguasaan bola hingga 62%, namun efektivitas Fulham dalam serangan balik menjadi kunci hasil imbang ini. Bagi Arne Slot, rapuhnya lini pertahanan di menit-menit krusial menjadi pekerjaan rumah besar jika ingin tetap bersaing di zona Liga Champions. Sementara itu, bagi Harrison Reed, gol indahnya malam itu pasti akan dikenang sebagai salah satu gol terbaik musim 2025/2026.
Susunan Pemain:
- Fulham: Leno; Castagne, Andersen, Bassey, Robinson; Lukic, Reed (Sub), Wilson; Iwobi, Jimenez, Smith Rowe.
- Liverpool: Alisson; Bradley, Konate, Van Dijk, Robertson; Mac Allister, Szoboszlai, Wirtz; Salah, Gakpo, Luis Diaz.